Lapas Labuhan Ruku Tebar 5.000 Bibit Lele untuk Dukung Ketahanan Pangan

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 04:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Batu Bara(piv.co.id)

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku melakukan penebaran sebanyak 5.000 ekor bibit ikan lele di kolam budidaya milik lapas pada Rabu sore, 16 Juli 2025. Penebaran dilakukan langsung oleh Kalapas Labuhan Ruku, Soetopo Berutu, didampingi oleh Kasubsi Kegiatan Kerja, Yosua Sagala.

Kegiatan dilakukan pada sore hari saat cuaca mulai teduh, untuk memastikan ikan dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan kolam baru dan meningkatkan persentase keberhasilan hidup bibit lele tersebut.

Dalam keterangannya, Kalapas Soetopo Berutu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Labuhan Ruku dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa lapas bukan hanya tempat menjalani pidana, tetapi juga tempat belajar dan produktif. Melalui kegiatan seperti ini, kami membentuk keterampilan dan kesadaran akan pentingnya swasembada pangan,” ujarnya.

Selain budidaya ikan lele, Lapas Labuhan Ruku juga mengembangkan program pertanian sederhana seperti penanaman kangkung di lahan sekitar blok hunian. Upaya ini menjadi bukti nyata bahwa warga binaan mampu berkontribusi dalam menciptakan kemandirian pangan, baik untuk kebutuhan internal maupun sebagai bagian dari pembinaan menuju reintegrasi sosial.

Baca Juga:  Panen Raya Jagung Di Batu Bara: Kolaborasi Polri Dan Swasta Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Dengan semangat kolaborasi dan pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Labuhan Ruku terus mendorong terciptanya lapas yang produktif dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

(Red)

Berita Terkait

EDITORIAL  Hibah Bernilai Fantastis: Mengapa Polres dan GEMKARA Mendapat Porsi Terbesar di Tengah Seruan Efisiensi?
Profesor Sutan Nasomal (Worning) Ke Presiden RI Agar Perintahkan Aparat Awasi Importir Luar Negeri Agar Negara Tidak Dirugikan Puluhan Ribu Trilyun 
TIGA PMI BERANI LAPORKAN KEKERASAN, KJRI JOHOR BAHRU JADI PENJAGA HARAPAN
EDITORIAL: Antara WTP, Jejak WDP, dan Jalan Panjang Menuju Tata Kelola yang Sebenarnya  
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden Ri Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya Yang Tidak Bagus
Belanja Pengawasan Asahan: Temuan Dan Kebungkaman
Kerugian Capai Rp883 Juta, Kepala Dinas PUTR Agus Jaka Putra Ginting, S.H, M.H. Belum Berikan Tanggapan  
Piagam Batu Bara Digelorakan, Mosi Tidak Percaya Menggema
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:27

EDITORIAL  Hibah Bernilai Fantastis: Mengapa Polres dan GEMKARA Mendapat Porsi Terbesar di Tengah Seruan Efisiensi?

Senin, 22 Juni 2026 - 11:04

Profesor Sutan Nasomal (Worning) Ke Presiden RI Agar Perintahkan Aparat Awasi Importir Luar Negeri Agar Negara Tidak Dirugikan Puluhan Ribu Trilyun 

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:16

TIGA PMI BERANI LAPORKAN KEKERASAN, KJRI JOHOR BAHRU JADI PENJAGA HARAPAN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:09

EDITORIAL: Antara WTP, Jejak WDP, dan Jalan Panjang Menuju Tata Kelola yang Sebenarnya  

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:55

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden Ri Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya Yang Tidak Bagus

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:02

Kerugian Capai Rp883 Juta, Kepala Dinas PUTR Agus Jaka Putra Ginting, S.H, M.H. Belum Berikan Tanggapan  

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:26

Piagam Batu Bara Digelorakan, Mosi Tidak Percaya Menggema

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:48

Blackout Sumatera Picu Tragedi: Dua Pegawai Toko Aksesoris Meninggal Diduga Keracunan Gas Genset di Batu Bara  

Berita Terbaru