Sekda Dan Kepala Bkad Batu Bara Diuji Transparansi – Temuan Bpk Ungkap Banyak Aset Tak Jelas

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 02:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batu Bara (piv.co.id)

Permasalahan pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) di Kabupaten Batu Bara kembali menjadi sorotan. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Nomor 42.B/LHP/XVIII.MDN/05/2024 tanggal 20 Mei 2024 mengungkap sederet kelemahan pengelolaan aset tetap yang nilainya mencapai Rp1.546.731.450.492,65 per 31 Desember 2024.

 

Kenaikan aset sebesar 0,79% dari tahun 2023 ini ternyata tidak diiringi pengelolaan yang memadai. Dalam laporan tersebut, BPK menyoroti kelemahan pada aspek pencatatan, penatausahaan, hingga pemanfaatan aset di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

Rincian Aset Tetap Pemkab Batu Bara Tahun 2024

-Tanah: Rp224.460.528.435,19

-Peralatan dan Mesin: Rp558.888.367.202,45

-Gedung dan Bangunan: Rp692.818.802.914,53

-Jalan, Jembatan, Irigasi, dan Jaringan: Rp1.639.544.168.134,33

 

Aset Tetap Lainnya: Rp40.601.629.998,47

-Konstruksi Dalam Pengerjaan: Rp7.119.832.566,00

Akumulasi Penyusutan: (Rp1.616.701.878.756,32)

 

Temuan Bpk: Aset Tak Jelas, Hilang, Dan Bermasalah

BPK menemukan sejumlah masalah serius yang mengindikasikan lemahnya sistem pengendalian internal dan kepatuhan pada aturan. Di antaranya:

A. Tanah

1. 17 bidang tanah senilai Rp2.508.430.012,00 tidak memiliki informasi memadai.

2. Tanah bawah jalan yang seharusnya sudah diserahkan ke Pemprov Sumut sejak 2018 masih tercatat di Kartu Inventaris Barang (KIB) A.

3. Dua bidang tanah dicatat dengan nilai perolehan sama dengan nilai luas tanah, menandakan potensi kesalahan pencatatan.

 

B. Peralatan dan Mesin

1. Tiga peralatan/mesin tidak memiliki informasi nilai perolehan, termasuk tiga kendaraan dinas bernilai nol.

2. Aset peralatan dan mesin di rumah dinas Bupati senilai Rp118.078.873,00 dan Wakil Bupati senilai Rp228.611.021,00 tidak diketahui keberadaannya.

3. 126 unit peralatan dan mesin hilang di Dinas Komunikasi dan Informatika belum diproses Tuntutan Ganti Rugi (TGR).

4. Penggunaan kendaraan dinas tidak optimal, bahkan ada yang berada di luar wilayah Batu Bara.

 

C. Gedung dan Bangunan

1. Pekerjaan rehabilitasi gedung belum dikapitalisasi ke aset induk.

2. Rehabilitasi dilakukan pada aset yang bukan milik Pemkab Batu Bara, memunculkan pertanyaan soal penggunaan anggaran.

Baca Juga:  SMK Negeri 1 Talawi Borong 6 Trophy di Ajang "Kopi One Pass Episode-1"

 

Rekomendasi Bpk

BPK meminta Bupati Batu Bara memerintahkan Sekretaris Daerah selaku pengelola BMD untuk:

1. Meningkatkan koordinasi antar-OPD terkait pengelolaan BMD.

2. Menyusun aturan penggunaan kendaraan dinas serta menarik kembali kendaraan yang berada di luar wilayah dan tidak digunakan.

3. Menelusuri aset yang hilang di rumah jabatan kepala daerah dan memproses TGR bagi aset yang tidak ditemukan

 

Upaya Konfirmasi Wartawan

Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, wartawan telah mengirimkan daftar pertanyaan resmi kepada Sekda Batu Bara. Pertanyaan meliputi:

-Langkah perbaikan koordinasi pengelolaan BMD.

-Penyusunan SOP dan mekanisme monitoring.

-Rencana penarikan kendaraan dinas di luar wilayah.

-Perkembangan penelusuran aset hilang di rumah jabatan kepala daerah.

 

Namun, lebih dari 24 jam sejak pesan dikirim, status WhatsApp menunjukkan hanya satu centang, menandakan pesan belum terkirim atau nomor wartawan telah diblokir oleh Sekda.

 

Pertanyaan Untuk Bkad Juga Tak Berjawab

Pertanyaan juga disampaikan kepada Pelaksana Harian Kepala BKAD Batu Bara, meliputi:

-Hambatan pemutakhiran data KIB A dan KIB B.

-Proses penyerahan tanah bawah jalan kepada Pemprov Sumut.

-Penilaian aset yang belum memiliki nilai wajar.

-Pengukuran 17 bidang tanah tanpa informasi jelas.

-Rencana penghibahan pekerjaan rehabilitasi aset di luar kepemilikan Pemkab.

 

Namun hingga berita ini diturunkan, tidak ada tanggapan resmi dari BKAD.

 

Pertanyaan Publik Dan Risiko Hukum

Sikap diam pejabat terkait temuan BPK ini menimbulkan tanda tanya di masyarakat:

-Mengapa pejabat enggan memberi klarifikasi?

-Apakah rekomendasi BPK benar-benar ditindaklanjuti?

-Apakah ada potensi kerugian daerah yang dibiarkan?

 

Bila dalam waktu dekat tidak ada transparansi dan langkah nyata, kasus ini berpotensi menjadi perhatian lembaga penegak hukum, mengingat aset daerah bernilai miliaran rupiah menyangkut kepentingan publik dan akuntabilitas keuangan negara.

(Am/Red)

Berita Terkait

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih
Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam
BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM
CAMAT DATUK TANAH DATAR DIGERUDUK WARGA: “KAMI MALU”
Tanggapan Inspektorat Batu Bara: Antara Janji Perbaikan Dan Kelalaiaan Yang Terlanjur Terjadi  
EDITORIAL :  Potensi Rugi Daerah Tembus 12 Miliar: Stimulus Tanpa Dasar Hukum Di Batubara 
EDITORIAL PIV.CO.ID :  KETIKA SUARA RAKYAT DIPINTA, KURSI SIDANG JUSTRU KOSONG
Penjualan Aset Kendaraan Dinas: Rusian Heri Bungkam dan Penafsiran “ngawur” Neupal Kabid Aset   
Berita ini 220 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:44

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:43

Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:20

BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:22

CAMAT DATUK TANAH DATAR DIGERUDUK WARGA: “KAMI MALU”

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:20

Tanggapan Inspektorat Batu Bara: Antara Janji Perbaikan Dan Kelalaiaan Yang Terlanjur Terjadi  

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:30

EDITORIAL PIV.CO.ID :  KETIKA SUARA RAKYAT DIPINTA, KURSI SIDANG JUSTRU KOSONG

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:27

Penjualan Aset Kendaraan Dinas: Rusian Heri Bungkam dan Penafsiran “ngawur” Neupal Kabid Aset   

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:49

Prof. Dr. Sutan Nasomal: Desak APH Usut Tuntas Temuan BPK KUR Bank Nagari, Tanpa Tebang Pilih di Sumbar

Berita Terbaru