Prof Dr Sutan Nasomal Stop Program MBG Oleh Presiden RI Sambil Evaluasi Segala Sesuatu Bila Diteruskan “Hentikan Ada Korban”

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 12:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta|piv.co.id-Selamatkan Anak Bangsa yang diprogram MBG menjadi korban keracunan bahkan mengancam kematian yang bukan tujuan dari kegiatan program Nasional yang tujuannya untuk memberikan asupan gini dalam program MBG malah sebaiknya banyak terjadi berbagai kasus di seluruh daerah Indonesia yang menjadi sasaran MBG mrnjadi korban keracunan bahkan menjadi ancaman maut bila terlambat memperoleh pertolonga medis. Presiden Prabowo Subianto sebaiknya stop MBG sambil mengevaluasi segala sesuatu mencari solusi kedepan tidak terjadi korban kalau MBG diteruskan”, ujar nya

 

Prof Sutan Nasomal Sangat Prihatin Keracunan MGB Siswapun Takut Keracunan Di Semua Daerah

 

Kembali terjadi keracunam Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sumut di SMP N 1 Laguboti Toba Sumut dengan korban 52 Siswa

 

Selanjutnya kecemasan juga di alami banyak orang tua karena korban keracunan semakin banyak di beberapa daerah. Maka keberatan para orang tua agar siswa untuk tidak memakan MBG dari program perbaikan gizi.

Baca Juga:  Silaturahmi dan Koordinasi DPW Lapas Labuhan Ruku Gelar Pertemuan Rutin

 

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH meminta di stop program MBG karena cukup banyak korban.

 

Harus ada ketegasan dari pihak Polri untuk menangkap para pelaksana MBG (dapur yang memasak) bila terjadi keracunan. Proses hukum harus ditegakkan.

 

Alihkan program MBG kepada Program yang sangat penting. Contoh Pemulihan desa miskin menjadi desa maju. Desa sulit air rawan kekeringan dibantu agar bisa memiliki sumber air untuk Masyarakat dan pertanian. Menciptakan Transmigrasi dll

 

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH melihat ada kelemahan dari MBG karena pengawasan dan pakar ahli gizi tidak terjun langsung.

 

Siapapun yang memasak bila terjadi keracunan harus di tangkap dan proses hukum

 

Narasumber : Prof DR KH Sutan Nasomal

(Red)

Berita Terkait

EDITORIAL  Hibah Bernilai Fantastis: Mengapa Polres dan GEMKARA Mendapat Porsi Terbesar di Tengah Seruan Efisiensi?
Profesor Sutan Nasomal (Worning) Ke Presiden RI Agar Perintahkan Aparat Awasi Importir Luar Negeri Agar Negara Tidak Dirugikan Puluhan Ribu Trilyun 
TIGA PMI BERANI LAPORKAN KEKERASAN, KJRI JOHOR BAHRU JADI PENJAGA HARAPAN
EDITORIAL: Antara WTP, Jejak WDP, dan Jalan Panjang Menuju Tata Kelola yang Sebenarnya  
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden Ri Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya Yang Tidak Bagus
Belanja Pengawasan Asahan: Temuan Dan Kebungkaman
Kerugian Capai Rp883 Juta, Kepala Dinas PUTR Agus Jaka Putra Ginting, S.H, M.H. Belum Berikan Tanggapan  
Piagam Batu Bara Digelorakan, Mosi Tidak Percaya Menggema
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:27

EDITORIAL  Hibah Bernilai Fantastis: Mengapa Polres dan GEMKARA Mendapat Porsi Terbesar di Tengah Seruan Efisiensi?

Senin, 22 Juni 2026 - 11:04

Profesor Sutan Nasomal (Worning) Ke Presiden RI Agar Perintahkan Aparat Awasi Importir Luar Negeri Agar Negara Tidak Dirugikan Puluhan Ribu Trilyun 

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:16

TIGA PMI BERANI LAPORKAN KEKERASAN, KJRI JOHOR BAHRU JADI PENJAGA HARAPAN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:09

EDITORIAL: Antara WTP, Jejak WDP, dan Jalan Panjang Menuju Tata Kelola yang Sebenarnya  

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:55

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden Ri Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya Yang Tidak Bagus

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:02

Kerugian Capai Rp883 Juta, Kepala Dinas PUTR Agus Jaka Putra Ginting, S.H, M.H. Belum Berikan Tanggapan  

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:26

Piagam Batu Bara Digelorakan, Mosi Tidak Percaya Menggema

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:48

Blackout Sumatera Picu Tragedi: Dua Pegawai Toko Aksesoris Meninggal Diduga Keracunan Gas Genset di Batu Bara  

Berita Terbaru