Prof Dr Sutan Nasomal : Hidupkan Semangat Juang Para Pahlawan Bagi Generasi Bangsa Sangat Penting

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 03:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta|piv.co.id-

Indonesia Kilas Balik Peristiwa Sejarah di Indonesia sejak terjadi kemerdekaan pada tahun 1945. Merdeka sudah 100 Tahun, atas perjuangan para Pahlawan yang besar jasa jasanya di masa lalu, dalam masa Kemerdekaan saat ini saya sangat mengharapkan bahkan Rakyat Indonesia mendambakan dengan kekayaan Alam Indonesia yang demikian melimpah ruah bisik kata pameo klasik mengatakan Tanah Indonesia Subur Tongkat pun ditancapkan bisa dapat tumbuh bahkan seperti kata lagu syair Semangka pun dapat berubah berdaun sirih sangking mustahalnya tanah Indonesia. Di usia ini Rakyat Indonesia sangat mengharapkan sekali di kepemimpinan Presiden Bapak Prabowo Subianto Rakyat Indonesia semangkin sejahtera diberbagai bidang dirasakan seperti kesehatan gratis pendidikan gratis secara keseluruhan tidak ada lagi pungutan apapun itu pekerjaan yang tersedia hingga pengangguran teratasi kebutuhan sandang pangan juga listrik BBM tercukupi di pasaran bebas pupuk tidak langka diperoleh petani bahkan harga terjangkau petani inilah yang diharapkan dimaui Rakyat Indonesia sekarang esok masa akan datang”, ujar Prof Dr Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional, Ekonom menjawab materi pertanyaan para pemimpin Redaksi Media Cetak Onlen dalam dan luar negeri di kantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka di Jakarta 8/11/2025 via telpon selulernya.

 

Prof Sutan Menyampaikan Tiada lain adalah rasa syukur dan terimakasih yang sangat mendalam bersama seluruh doa munajat kebaikan untuk para pejuang tanah air yang mengorbankan jiwa raga dan nyawa untuk mengusir penjajah selama 350 tahun yang lalu, saat ini kehidupan Masyarakat sudah jauh berbeda dari 100 tahun yang lalu yang penuh penindasan dan penjajahan, dimana kemiskinan menjadi persoalan utama pada masa yang lalu.

 

Hasil dari kemerdekaan pembangunan di semua daerah dilaksanakan serta pendidikan menjadi prioritas utama.

Kesehatan Masyarakat diperhatikan baik anak anak sampai lansia. Kebutuhan energi listrik serta tekhnologi terwujudkan.

 

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH kepada media menyampaikan bahwa saat ini semangat juang dan semangat memakmurkan rakyat berada pada tugas besar Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subiyanto. Maka ucapan terimakasih di sampaikan seluas luasnya untuk Pak Prabowo oleh Prof Sutan. Doa untuk Pak Prabowo semoga sehat selalu serta tetap semangat membangun jiwa raga ruang dan alur NKRI harus di dukung sepenuhnya agar tetap INDONESIA JAYA SELAMANYA.

 

Keberadaan Indonesia saat ini adalah hasil dari semangat mengusir penjajah dan memberantas para pengkhianat di masa lalu. Bukan pekerjaan yang mudah karena pejuang harus melawan penjajahan dari bangsa asing dan melawan pengkhianat yang mendukung penjajahan. Saat inipun seperti itu permasalahannya.

Baca Juga:  Polres Batu Bara Laksanakan Pengecekan Program Ketahanan Pangan di Desa Karang Baru

 

Sebuah Negara akan kuat ketika pemimpinnya berani melawan pengkhianat seperti para pelaku KKN. Mereka seperti parasit dan bermain dibawah meja untuk merongrong Republik Indonesia. Perlu fokus besar sang pemimpin memerangi para tikus berdasi dengan membersihkan didalam gedung Negara para tikus berdasi. Janganlah hukum berpihak ke atas dan menindas kebawah. Janganlah hukum tajam kebawah dan tumpul keatas.

 

Banyak tertulis dalam sejarah bahwa kerajaan kerajaan hancur bukan karena perang. Karena para tikus memiliki posisi jabatan penting didalam kerajaan. Sehingga mereka melemahkan kekuatan kerajaan. Para tikus kerajaan menindas Masyarakat kecil dan memakmurkan kelompoknya.

 

Hal ini hampir sama persis saat ini di dalam NKRI. Kekayaan negara di curi oleh banyak tangan tangan tikus berdasi dengan cara cara permaenan kotor. Oknum penguasa daerah selalu menyediakan jalan untuk para oknum pejabat penting untuk bermain didalam air yang keruh.

 

Maka konteks penjajahan bisa terjadi kembali dengan menguras kekayaan di daerah untuk memperkaya para oknum pejabat pusat dan memiskinkan Masyarakat di daerah.

 

Para Pahlawan memerangi semua bentuk penindasan dan penjajahan agar bisa terbentuk Negara yang bersih dari tikus penjajahan yang kejam.

Demi Masyarakat luas mendapatkan keadilan dan kesejahteraan para pejuang bergerilya mengusir penjahat di masa lalu.

 

Maka momen peringatan hari PAHLAWAN saat ini Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan nasehat. Jangan hanya membangun raganya saja. Harus membangun jiwanya semua tatanan di sebuah negara. Agar rasa tanggung jawab dan mematuhi hukum itu terwujudkan. Agar mental maling sirna di Bumi Ibu Pertiwi. Dengan binaan dan pendidikan untuk patuh pada karakter kebenaran dan menolak karakter kejahatan.

 

Mari senantiasa untaian doa kita semua munajatkan agar para PAHLAWAN INDONESIA ditempatkan dengan istimewa disisi ALLAH Subhana wata’ala

 

Jangan lupakan sejarah bahwa INDONESIA punya masalalu yang menyedihkan untuk menjadi tongkat menuju masa depannya.

 

Narasumber : Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom juga Presiden Partai Oposisi Merdeka serta Jenderal Kompii dan Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS.

(Red)

Berita Terkait

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih
Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam
BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM
CAMAT DATUK TANAH DATAR DIGERUDUK WARGA: “KAMI MALU”
Tanggapan Inspektorat Batu Bara: Antara Janji Perbaikan Dan Kelalaiaan Yang Terlanjur Terjadi  
EDITORIAL :  Potensi Rugi Daerah Tembus 12 Miliar: Stimulus Tanpa Dasar Hukum Di Batubara 
EDITORIAL PIV.CO.ID :  KETIKA SUARA RAKYAT DIPINTA, KURSI SIDANG JUSTRU KOSONG
Penjualan Aset Kendaraan Dinas: Rusian Heri Bungkam dan Penafsiran “ngawur” Neupal Kabid Aset   
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:44

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:43

Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:20

BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:22

CAMAT DATUK TANAH DATAR DIGERUDUK WARGA: “KAMI MALU”

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:20

Tanggapan Inspektorat Batu Bara: Antara Janji Perbaikan Dan Kelalaiaan Yang Terlanjur Terjadi  

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:30

EDITORIAL PIV.CO.ID :  KETIKA SUARA RAKYAT DIPINTA, KURSI SIDANG JUSTRU KOSONG

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:27

Penjualan Aset Kendaraan Dinas: Rusian Heri Bungkam dan Penafsiran “ngawur” Neupal Kabid Aset   

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:49

Prof. Dr. Sutan Nasomal: Desak APH Usut Tuntas Temuan BPK KUR Bank Nagari, Tanpa Tebang Pilih di Sumbar

Berita Terbaru