Misteri Mobil Dinas Pemkab di Jabodetabek Kabag Umum Bungkam

- Penulis

Senin, 7 Juli 2025 - 08:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Batu Bara (piv.co.id)

Pemerintah Kabupaten Batu Bara saat ini sedang menghadapi pertanyaan publik terkait penggunaan mobil dinas di luar wilayah mereka, khususnya di wilayah Jabodetabek. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Nomor 42.B/LHP/XVIII.MDN/05/2024, terdapat lima unit mobil dinas yang digunakan di luar wilayah Pemkab Batu Bara dan telah berada di wilayah Jabodetabek sejak Tahun 2020.

 

Dari lima mobil dinas tersebut, empat merupakan kendaraan operasional Sekretariat Daerah dan satu mobil merupakan kendaraan dinas staf khusus mantan Kepala Daerah yang sudah tidak menjabat lagi sebagai staf khusus. Peruntukan kendaraan dinas tersebut ditujukan sebagai kendaraan operasional bagi Kepala Daerah, Wakil Kepala Daerah, serta Ketua DPRD.

 

Beberapa pertanyaan publik yang muncul terkait penggunaan mobil dinas di luar wilayah Pemkab Batu Bara antara lain:

– Apa alasan penggunaan mobil dinas di luar wilayah Pemkab Batu Bara, khususnya di wilayah Jabodetabek?

– Apakah ada kebutuhan operasional yang mendesak sehingga mobil dinas perlu digunakan di luar wilayah?

– Bagaimana pengawasan dan pengendalian penggunaan mobil dinas di luar wilayah Pemkab Batu Bara?

– Apakah ada prosedur yang jelas untuk memantau penggunaan mobil dinas di luar wilayah?

 

Sampai saat ini, satu unit kendaraan dinas telah dikembalikan ke Kabupaten Batu Bara dan digunakan sebagai kendaraan operasional. Namun, empat unit kendaraan dinas lainnya masih berada di kawasan Jabodetabek dan disimpan oleh tiga orang Tenaga Kerja Sementara (TKS).

 

Empat mobil dinas yang di maksud adalah :

1) Toyota camry A/T Hybrid, tipe 2,5 L 2019 nilai aset Rp 849.374.239

Baca Juga:  Pimpinan Ormas Diringkus Usai Gelapkan Puluhan Kontainer di Batam

2) Toyota New Fortuner tipe 4×4 2,4 VRZ 2018 , nilai aset 662.532.820

3) Mitsubishi/Pajero Sport Dakar 4X2 A/T 2400 cc, nilai aset Rp 559.605.349

4) Toyota innova , nilai aset Rp 271.710.650

 

Sampai saat ini, Kabag Umum masih bungkam dan belum memberikan klarifikasi atau penjelasan terkait penggunaan mobil dinas yang tidak optimal. Beberapa pertanyaan yang perlu dijawab oleh Kabag Umum antara lain:

– Apa langkah-langkah yang telah diambil untuk mengembalikan mobil dinas yang tidak digunakan di wilayah Pemkab Batu Bara?

– Bagaimana memastikan bahwa mobil dinas yang dikembalikan dapat digunakan secara optimal untuk kebutuhan operasional Pemkab Batu Bara?

– Apa alasan penggunaan mobil dinas oleh staf khusus mantan Kepala Daerah yang sudah tidak menjabat lagi?

– Bagaimana memastikan bahwa penggunaan mobil dinas oleh staf khusus tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku?

 

Penggunaan Mobil Dinas yang Tepat

Mobil dinas seharusnya digunakan untuk keperluan operasional perusahaan atau instansi pemerintah, seperti perjalanan bisnis, kunjungan ke klien atau pelanggan, dukungan lapangan, dan pengangkutan barang atau peralatan. Oleh karena itu, penggunaan mobil dinas di luar wilayah Pemkab Batu Bara harus dapat dijelaskan dan dibenarkan.

 

Dengan demikian, diharapkan Kabag Umum dapat segera memberikan klarifikasi dan penjelasan yang memadai terkait penggunaan mobil dinas yang tidak optimal dan langkah-langkah yang seharusnya diambil untuk mengatasi masalah ini. Namun, sampai saat berita ini tayang , Kabag Umum masih bungkam dan belum memberikan respons yang diharapkan.

(Am/Red)

Berita Terkait

EDITORIAL  Hibah Bernilai Fantastis: Mengapa Polres dan GEMKARA Mendapat Porsi Terbesar di Tengah Seruan Efisiensi?
Profesor Sutan Nasomal (Worning) Ke Presiden RI Agar Perintahkan Aparat Awasi Importir Luar Negeri Agar Negara Tidak Dirugikan Puluhan Ribu Trilyun 
TIGA PMI BERANI LAPORKAN KEKERASAN, KJRI JOHOR BAHRU JADI PENJAGA HARAPAN
EDITORIAL: Antara WTP, Jejak WDP, dan Jalan Panjang Menuju Tata Kelola yang Sebenarnya  
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden Ri Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya Yang Tidak Bagus
Belanja Pengawasan Asahan: Temuan Dan Kebungkaman
Kerugian Capai Rp883 Juta, Kepala Dinas PUTR Agus Jaka Putra Ginting, S.H, M.H. Belum Berikan Tanggapan  
Piagam Batu Bara Digelorakan, Mosi Tidak Percaya Menggema
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:27

EDITORIAL  Hibah Bernilai Fantastis: Mengapa Polres dan GEMKARA Mendapat Porsi Terbesar di Tengah Seruan Efisiensi?

Senin, 22 Juni 2026 - 11:04

Profesor Sutan Nasomal (Worning) Ke Presiden RI Agar Perintahkan Aparat Awasi Importir Luar Negeri Agar Negara Tidak Dirugikan Puluhan Ribu Trilyun 

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:16

TIGA PMI BERANI LAPORKAN KEKERASAN, KJRI JOHOR BAHRU JADI PENJAGA HARAPAN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:09

EDITORIAL: Antara WTP, Jejak WDP, dan Jalan Panjang Menuju Tata Kelola yang Sebenarnya  

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:55

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden Ri Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya Yang Tidak Bagus

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:02

Kerugian Capai Rp883 Juta, Kepala Dinas PUTR Agus Jaka Putra Ginting, S.H, M.H. Belum Berikan Tanggapan  

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:26

Piagam Batu Bara Digelorakan, Mosi Tidak Percaya Menggema

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:48

Blackout Sumatera Picu Tragedi: Dua Pegawai Toko Aksesoris Meninggal Diduga Keracunan Gas Genset di Batu Bara  

Berita Terbaru