Fraksi PKS Minta Pemkab Evaluasi BUMD dan Selesaikan Masalah Lebih Bayar Tiga Miliar Lebih 

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 02:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batu Bara (pov.co.id)

Dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Selasa, 15 Juli 2025, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Batu Bara menyampaikan Pendapat Akhir terkait Laporan Pansus Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi Daerah (PIKID) serta Laporan Pansus Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran 2024.

Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Batu Bara, termasuk Bupati dan Wakil Bupati, Pimpinan dan Anggota DPRD, KAPOLRES, DANDIM 0208 Asahan, DANYON 126 Kala Cakti Kisaran, DANLANAL Tanjung Balai Asahan, Kepala Kejaksaan Negeri Lima Puluh, dan Ketua Pengadilan Negeri Kisaran.

Fraksi PKS mengapresiasi kinerja Panitia Khusus (Pansus) DPRD Batu Bara yang telah bekerja secara profesional, efektif, dan efisien dalam membahas kedua Ranperda tersebut, meskipun dalam kondisi keuangan daerah yang belum jelas akibat kebijakan efisiensi anggaran besar-besaran.

Poin-Poin Pendapat Akhir Fraksi PKS

– Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 : Fraksi PKS mendorong setiap OPD untuk segera menindaklanjuti rekomendasi Pansus RPJP dan meminta Pemerintah Kabupaten Batu Bara melakukan evaluasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan anggaran daerah.

Pengembalian Dana Kelebihan Bayar

: Fraksi PKS meminta Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk serius dan fokus dalam menyelesaikan pengembalian dana kelebihan bayar berdasarkan temuan BPK-RI Perwakilan Sumatera Utara, terutama pada Dinas PUTR, Dinas Perkim, dan Dinas Pendidikan.

Baca Juga:  Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku Terima Remisi Idul Fitri 1447 H, Wujud Apresiasi dan Harapan Baru

– BUMD : Fraksi PKS menyarankan agar Pemerintah Daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap BUMD yang ada saat ini sebelum mengambil kebijakan menambah suntikan modal.

– Potensi Pendapatan Asli Daerah :

Fraksi PKS mendorong Pemerintah Daerah untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah dari sektor selain Pajak dan Retribusi Daerah.

Sementara dalam Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi Daerah (PIKID)

– Fraksi PKS bersepakat dengan koreksi Pasal demi Pasal yang dibahas oleh Pansus dan berharap Perda ini dapat menjawab kebutuhan terkait investasi di Kabupaten Batu Bara.

– Fraksi PKS menekankan pentingnya menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan memudahkan perizinan, infrastruktur penunjang yang memadai, akses pembiayaan yang memudahkan investor, serta kepastian hukum dan stabilitas keamanan di daerah.

Fraksi PKS secara umum menyetujui dan menyepakati kedua Ranperda tersebut untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah Kabupaten Batu Bara. Dengan demikian, diharapkan kedua Perda tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Batu Bara dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran Forkopimda dalam rapat paripurna ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batu Bara.

(Am/Red)

Berita Terkait

EDITORIAL  Hibah Bernilai Fantastis: Mengapa Polres dan GEMKARA Mendapat Porsi Terbesar di Tengah Seruan Efisiensi?
Profesor Sutan Nasomal (Worning) Ke Presiden RI Agar Perintahkan Aparat Awasi Importir Luar Negeri Agar Negara Tidak Dirugikan Puluhan Ribu Trilyun 
TIGA PMI BERANI LAPORKAN KEKERASAN, KJRI JOHOR BAHRU JADI PENJAGA HARAPAN
EDITORIAL: Antara WTP, Jejak WDP, dan Jalan Panjang Menuju Tata Kelola yang Sebenarnya  
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden Ri Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya Yang Tidak Bagus
Belanja Pengawasan Asahan: Temuan Dan Kebungkaman
Kerugian Capai Rp883 Juta, Kepala Dinas PUTR Agus Jaka Putra Ginting, S.H, M.H. Belum Berikan Tanggapan  
Piagam Batu Bara Digelorakan, Mosi Tidak Percaya Menggema
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:27

EDITORIAL  Hibah Bernilai Fantastis: Mengapa Polres dan GEMKARA Mendapat Porsi Terbesar di Tengah Seruan Efisiensi?

Senin, 22 Juni 2026 - 11:04

Profesor Sutan Nasomal (Worning) Ke Presiden RI Agar Perintahkan Aparat Awasi Importir Luar Negeri Agar Negara Tidak Dirugikan Puluhan Ribu Trilyun 

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:16

TIGA PMI BERANI LAPORKAN KEKERASAN, KJRI JOHOR BAHRU JADI PENJAGA HARAPAN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:09

EDITORIAL: Antara WTP, Jejak WDP, dan Jalan Panjang Menuju Tata Kelola yang Sebenarnya  

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:55

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden Ri Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya Yang Tidak Bagus

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:02

Kerugian Capai Rp883 Juta, Kepala Dinas PUTR Agus Jaka Putra Ginting, S.H, M.H. Belum Berikan Tanggapan  

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:26

Piagam Batu Bara Digelorakan, Mosi Tidak Percaya Menggema

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:48

Blackout Sumatera Picu Tragedi: Dua Pegawai Toko Aksesoris Meninggal Diduga Keracunan Gas Genset di Batu Bara  

Berita Terbaru