Lapas Labuhan Ruku dan UMMAS Lakukan Audiensi ke LLDikti Sumut Bahas Program Kuliah bagi Warga Binaan

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Batubara|piv.co.id— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui pengembangan akses pendidikan tinggi di dalam lapas. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Lapas Labuhan Ruku bersama Universitas Muhammadiyah Asahan (UMMAS) tengah menjajaki kerja sama penyelenggaraan program perkuliahan bagi warga binaan pemasyarakatan.

 

Dalam rangka membahas rencana tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Soetopo Berutu, bersama Rektor UMMAS, Prianda Pebri, S.Pd., M.Pd., melakukan audiensi ke Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara pada Selasa (14/10/2025). Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah I Sumut, Prof. Saiful Anwar Matondang, Ph.D., guna memperoleh arahan serta dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.

 

Rektor UMMAS, Prianda Pebri, menyampaikan bahwa tujuan utama dari perkuliahan di dalam lapas adalah untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi warga binaan, sekaligus menumbuhkan kesadaran hukum dan keterampilan akademik yang bermanfaat bagi mereka setelah bebas.

 

Kepala LLDikti Wilayah I Sumut, Prof. Saiful Anwar Matondang, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap program pendidikan di dalam lapas. Menurutnya, secara regulasi tidak terdapat larangan bagi perguruan tinggi untuk melaksanakan kegiatan akademik di lingkungan pemasyarakatan. Ia juga menyarankan agar UMMAS mempertimbangkan penerapan sistem pembelajaran High-Grip, yakni kombinasi enam kali pertemuan tatap muka dan enam kali pertemuan daring.

Baca Juga:  Pimpinan Ormas Diringkus Usai Gelapkan Puluhan Kontainer di Batam

 

“Kami sangat mendukung program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk bagi warga binaan di Lapas. Pendidikan adalah kunci untuk mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik,” ujar Prof. Saiful.

 

Meski demikian, Prof. Saiful menegaskan bahwa penetapan metode perkuliahan tetap harus melalui keputusan rapat senat universitas. Setelah memperoleh keputusan tersebut, UMMAS diharapkan menyampaikan kembali proposal yang telah disesuaikan kepada bagian Kelembagaan LLDikti Wilayah I untuk proses persetujuan lanjutan.

 

Kepala Lapas Labuhan Ruku, Soetopo Berutu, mengapresiasi dukungan yang diberikan LLDikti serta kesiapan UMMAS dalam mewujudkan program tersebut. Menurutnya, pendidikan merupakan bagian penting dari proses pembinaan warga binaan agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik.

 

“Program seperti ini telah berjalan di beberapa lapas lain dan terbukti memberikan manfaat besar. Kami berharap kerja sama ini dapat segera terealisasi di Lapas Labuhan Ruku sebagai wujud nyata komitmen kami dalam pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Kalapas Soetopo Berutu.

 

Program pendidikan tinggi di dalam Lapas Labuhan Ruku diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan serta memperkuat sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan dunia pendidikan.

(Red)

Berita Terkait

EDITORIAL  Hibah Bernilai Fantastis: Mengapa Polres dan GEMKARA Mendapat Porsi Terbesar di Tengah Seruan Efisiensi?
Profesor Sutan Nasomal (Worning) Ke Presiden RI Agar Perintahkan Aparat Awasi Importir Luar Negeri Agar Negara Tidak Dirugikan Puluhan Ribu Trilyun 
TIGA PMI BERANI LAPORKAN KEKERASAN, KJRI JOHOR BAHRU JADI PENJAGA HARAPAN
EDITORIAL: Antara WTP, Jejak WDP, dan Jalan Panjang Menuju Tata Kelola yang Sebenarnya  
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden Ri Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya Yang Tidak Bagus
Belanja Pengawasan Asahan: Temuan Dan Kebungkaman
Kerugian Capai Rp883 Juta, Kepala Dinas PUTR Agus Jaka Putra Ginting, S.H, M.H. Belum Berikan Tanggapan  
Piagam Batu Bara Digelorakan, Mosi Tidak Percaya Menggema
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:27

EDITORIAL  Hibah Bernilai Fantastis: Mengapa Polres dan GEMKARA Mendapat Porsi Terbesar di Tengah Seruan Efisiensi?

Senin, 22 Juni 2026 - 11:04

Profesor Sutan Nasomal (Worning) Ke Presiden RI Agar Perintahkan Aparat Awasi Importir Luar Negeri Agar Negara Tidak Dirugikan Puluhan Ribu Trilyun 

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:16

TIGA PMI BERANI LAPORKAN KEKERASAN, KJRI JOHOR BAHRU JADI PENJAGA HARAPAN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:09

EDITORIAL: Antara WTP, Jejak WDP, dan Jalan Panjang Menuju Tata Kelola yang Sebenarnya  

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:55

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden Ri Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya Yang Tidak Bagus

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:02

Kerugian Capai Rp883 Juta, Kepala Dinas PUTR Agus Jaka Putra Ginting, S.H, M.H. Belum Berikan Tanggapan  

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:26

Piagam Batu Bara Digelorakan, Mosi Tidak Percaya Menggema

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:48

Blackout Sumatera Picu Tragedi: Dua Pegawai Toko Aksesoris Meninggal Diduga Keracunan Gas Genset di Batu Bara  

Berita Terbaru