“REMON” Sapi Milik Bhabinkamtibmas Terpilih Sebagai Hewan Korban Presiden Prabowo

- Penulis

Rabu, 4 Juni 2025 - 05:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Riau(piv.co.id)

Seekor sapi jenis simental cross yang terletak di Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, terpilih sebagai hewan kurban untuk Presiden Prabowo Subianto dalam rangka perayaan Idul Adha 2025. Sapi tersebut, yang bernama Remon, milik Brigadir Toni Kisnavan, seorang anggota Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Petala Bumi Polsek Seberida Resor Indragiri Hulu.

 

Dalam kesehariannya sebagai anggota kepolisian, Toni tidak hanya mengemban tugas keamanan, tetapi juga memiliki usaha sampingan beternak sapi. Dengan kerja keras dan ketekunan, salah satu sapi hasil ternakannya berhasil terpilih untuk dikurbankan oleh Presiden Prabowo di Kabupaten Inhu.

 

“Alhamdulillah, saya bersyukur dan merasa sangat senang sapi kami terpilih menjadi hewan kurban Presiden. Terimakasih juga kepada Dinas Peternakan Inhu yang telah memfasilitasi kami hingga akhirnya terpilih menjadi kurban Pak Presiden,” ujar Toni, Senin (2/6/2025).

 

Sapi yang terpilih Remon, kini telah mencapai berat sekitar 900 kilogram dan berusia 4,5 tahun. Sapi ini dirawat dengan penuh perhatian oleh Toni bersama kelompok tani setempat. Kerjasama dengan petani untuk mengembangkan usaha ternak sapi ini sudah dimulai sejak empat tahun lalu, dan kini mereka memiliki tujuh ekor sapi simental cross besar dan enam ekor sapi Bali.

 

Toni menceritakan bahwa sapi Remon dibeli saat berusia 3,5 tahun. Bibit sapi yang dipilih ini kemudian dirawat dengan baik, diberikan pakan berkualitas seperti ampas tahu, konsentrat, ampas singkong yang dipasok dari Lampung, serta rumput segar. Sapi ini hanya beberapa kali dikeluarkan dari kandang untuk menghindari kebosanan, namun lebih sering berada di kandang untuk memastikan kesehatan dan kenyamanannya.

Baca Juga:  Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Police Goes To School untuk Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

 

“Kesehatan dan kebersihan sapi kami jaga dengan sangat teliti. Setiap hari sapi ini dimandikan dua kali, dan jika ada tanda-tanda sakit, kami segera memanggil dokter hewan untuk memastikan kondisinya,” ungkap Toni.

 

Untuk memastikan kualitas sapi Remon, mereka juga memberi jamu tradisional yang diracik oleh petani yang bekerja sama dengan Toni. Toni menambahkan, mereka sangat berhati-hati agar sapi tidak terjangkit penyakit seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang bisa menyerang ternak.

 

Sapi Remon akhirnya dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto dengan harga Rp 73 juta. Uang hasil penjualan sapi ini akan digunakan untuk pengembangan usaha ternak sapi, termasuk pembangunan kandang baru dan perluasan kerjasama dengan para petani ternak lainnya.

 

“Rencananya, hasil penjualan sapi ini akan kami gunakan untuk pengembangan usaha. Kami berencana untuk membangun kandang baru, dan terus bekerja sama dengan petani. Kedepannya, kami juga ingin mengembangkan ternak sapi yang lebih ekonomis seperti sapi Bali,” jelas Toni.

 

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan bantuan 13 ekor sapi untuk kurban Idul Adha di Provinsi Riau. Dari 12 kabupaten dan kota di Riau, masing-masing daerah menerima satu ekor sapi, sementara satu ekor lagi akan diserahkan untuk provinsi.

 

Dengan terpilihnya sapi Remon sebagai hewan kurban Presiden, Toni berharap usaha ternaknya semakin berkembang dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Sumber //Humas POLRI

(Am/Red)

Berita Terkait

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih
Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam
BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM
CAMAT DATUK TANAH DATAR DIGERUDUK WARGA: “KAMI MALU”
Tanggapan Inspektorat Batu Bara: Antara Janji Perbaikan Dan Kelalaiaan Yang Terlanjur Terjadi  
EDITORIAL :  Potensi Rugi Daerah Tembus 12 Miliar: Stimulus Tanpa Dasar Hukum Di Batubara 
EDITORIAL PIV.CO.ID :  KETIKA SUARA RAKYAT DIPINTA, KURSI SIDANG JUSTRU KOSONG
Penjualan Aset Kendaraan Dinas: Rusian Heri Bungkam dan Penafsiran “ngawur” Neupal Kabid Aset   
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:44

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:43

Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:20

BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:22

CAMAT DATUK TANAH DATAR DIGERUDUK WARGA: “KAMI MALU”

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:20

Tanggapan Inspektorat Batu Bara: Antara Janji Perbaikan Dan Kelalaiaan Yang Terlanjur Terjadi  

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:30

EDITORIAL PIV.CO.ID :  KETIKA SUARA RAKYAT DIPINTA, KURSI SIDANG JUSTRU KOSONG

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:27

Penjualan Aset Kendaraan Dinas: Rusian Heri Bungkam dan Penafsiran “ngawur” Neupal Kabid Aset   

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:49

Prof. Dr. Sutan Nasomal: Desak APH Usut Tuntas Temuan BPK KUR Bank Nagari, Tanpa Tebang Pilih di Sumbar

Berita Terbaru