Resmi Dibuka, IPPAFEST Tampilkan Karya Kreatif Warga Binaan Seluruh Indonesia.

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 13:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta(piv.co.id)

Festival produk dan seni karya warga binaan pemasyarakatan terbesar di Indonesia, Indonesian Prison Products And Art Festival (IPPAFest) 2025, resmi dibuka di ALOHA PIK 2 Jakarta pada Jumat (08/08). Acara yang mengangkat tema “Merdeka Kreatifitas Walau Tempat Terbatas” ini dibuka langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta dihadiri oleh seluruh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Pemasyarakatan se-Indonesia, termasuk Kakanwil Ditjenpas Sumut, Yudi Suseno.

 

Dalam sambutannya, Menteri Agus Andrianto menyampaikan bahwa kreativitas tidak boleh terhalang oleh keterbatasan ruang.

“Warga binaan harus kita dorong untuk terus berkarya. Produk dan karya seni yang mereka hasilkan adalah bukti bahwa pembinaan berjalan, kreativitas tumbuh, dan potensi tetap terjaga meski berada di lingkungan terbatas,” ujarnya.

 

IPPAFest 2025 menjadi wadah apresiasi bagi karya terbaik warga binaan dari seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia. Produk yang ditampilkan meliputi kerajinan tangan, seni lukis, batik, fashion, hingga kuliner khas buatan warga binaan.

 

Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara turut berpartisipasi dengan memamerkan berbagai karya unggulan warga binaan dari beberapa Lapas dan Rutan di wilayahnya, antara lain kerajinan tangan, ulos bernilai seni tinggi, dan produk kuliner khas Sumatera Utara. Kakanwil Yudi Suseno menyampaikan kebanggaannya atas kesempatan ini.

“IPPAFest adalah ajang pembuktian bahwa hasil pembinaan kita mampu bersaing dan diterima oleh masyarakat luas. Harapannya, produk ini dapat membuka jalan pemasaran yang lebih luas bagi warga binaan setelah bebas nanti,” ujarnya.

 

Baca Juga:  Polsek Labuhan Ruku Dukung Program Ketapang Cek Lahan Jagung Warga

Kalapas Kelas IIA Rantauprapat, Khairul Bahri Siregar menyambut positif digelarnya IPPAFest 2025. Ia menilai ajang tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di Lapas dan Rutan di seluruh Indonesia berjalan dengan baik.

“Ajang ini adalah panggung pembuktian bahwa warga binaan memiliki kemampuan yang luar biasa. Karya yang dihasilkan bukan sekadar produk, tetapi buah dari proses pembinaan, ketekunan, dan semangat untuk berubah menjadi lebih baik. Kami berharap, melalui IPPAFest, karya mereka dapat dikenal lebih luas dan menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Khairul dengan penuh optimisme.

 

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum positif dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan, sekaligus memperkenalkan potensi industri kreatif pemasyarakatan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

 

IPPAFest 2025 akan berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai agenda menarik seperti pameran produk, pertunjukan seni, demo pembuatan kerajinan, hingga sesi interaksi langsung antara pengunjung dan perajin warga binaan.

(Red)

Berita Terkait

Legal Hukum Kesultanan Asahan Apresiasi Polres Asahan Fasilitasi Pertemuan Kesultanan, PT BSP, Pemkab dan BPN
Nasib Guru PPPK di Ujung Kontrak, PKS Desak Pemkab Batu Bara Beri Kepastian 
Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap p/emilik SPPG MBG bila terjadi keracunan
Jembatan Sukorejo Rp7,4 Miliar: Bronjong Tak Sesuai Spesifikasi, Volume Pondasi Diduga Menyusut, PPK Pilih “Tanya BPK”
UANG RAKYAT DIBAYAR, DATA BERMASALAH— SIAPA YANG BUANG BADAN?
EDITORIAL:  Kemerdekaan Harus Bermakna Kesejahteraan Bagi Seluruh Rakyat, Bagaimana dengan Batu Bara? 
EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih
Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 00:44

Legal Hukum Kesultanan Asahan Apresiasi Polres Asahan Fasilitasi Pertemuan Kesultanan, PT BSP, Pemkab dan BPN

Rabu, 16 September 2026 - 11:53

Nasib Guru PPPK di Ujung Kontrak, PKS Desak Pemkab Batu Bara Beri Kepastian 

Minggu, 13 September 2026 - 02:56

Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap p/emilik SPPG MBG bila terjadi keracunan

Selasa, 1 September 2026 - 07:30

Jembatan Sukorejo Rp7,4 Miliar: Bronjong Tak Sesuai Spesifikasi, Volume Pondasi Diduga Menyusut, PPK Pilih “Tanya BPK”

Selasa, 1 September 2026 - 04:36

UANG RAKYAT DIBAYAR, DATA BERMASALAH— SIAPA YANG BUANG BADAN?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:44

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:43

Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:20

BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM

Berita Terbaru