Prof. Dr. Sutan Nasomal: Presiden Prabowo Harus Buat Satgas Rekening Kriminal untuk Berantas Pencucian Uang

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 09:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta (piv.co.id)

Prof. Dr. Sutan Nasomal, seorang ahli hukum terkemuka, menyampaikan pendapatnya kepada media tentang pentingnya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Rekening Kriminal untuk memberantas pencucian uang di Indonesia. Menurutnya, Presiden RI, Jenderal Haji Prabowo Subianto, harus memiliki keberanian besar untuk mendukung pemberantasan pencucian uang dan membentuk Satgas Rekening Kriminal yang memiliki wewenang penuh untuk menyentuh sampai ke akar inti masalah(4/8/2025)

“Presiden Prabowo harus membuat Satgas Rekening Kriminal yang memiliki kekebalan hukum untuk membuka rekening siapapun, walaupun itu rekening para oknum jenderal dan elit besar di negara ini,” kata Prof. Dr. Sutan Nasomal. “Karena memiliki kekayaan yang tidak wajar, dan bukan menjadi rahasia lagi bahwa sangat banyak para oknum elit di negara ini memiliki kekayaan yang tidak wajar atau tidak sesuai dengan hasil dari gaji yang diterimanya.”

Menurutnya, pencucian uang telah menjadi masalah serius di Indonesia, dengan peredaran uang haram yang mencapai triliunan rupiah setiap bulan. “Tidak akan berkembang liar rekening kriminal jika tidak ada kepentingan kelompok oknum elit bisnis yang berlindung di bawah oknum orang penting,” ujarnya. “Pihak Bank menutup mulut akibat JUDOL berkembang liar memiskinkan rakyat Indonesia.”

Prof. Dr. Sutan Nasomal juga mempertanyakan tugas dan tanggung jawab para inteligen Indonesia yang seolah-olah tidak mampu mencegah berkembangnya mafia narkoba dan perjudian di Indonesia. “Negara Indonesia seperti tidak memiliki pagar dan pintu,” katanya. “Dimana para mafia narkoba semakin subur kaya raya dan perjudian berkembang merusak tatanan kekuatan Negara Indonesia.”

Satgas Rekening Kriminal, menurut Prof. Dr. Sutan Nasomal, harus memiliki kemampuan memberantas para oknum orang kaya pengemplang pajak dan memiliki kekebalan hukum untuk membuka rekening siapapun.

 “Presiden Prabowo harus paham betul bahwa sistem WANIPIRO untuk bebas tidak tersentuh hukum harus diberantas dari akar sampai pucuknya,” tegasnya.

Dengan pembentukan Satgas Rekening Kriminal, Prof. Dr. Sutan Nasomal berharap bahwa Indonesia dapat memberantas pencucian uang dan mengurangi kemiskinan yang dialami oleh rakyat Indonesia.

“Jangan korbankan rakyat yang semakin miskin akibat aturan para oknum staf Presiden yang tidak bisa bekerja,” katanya.

“Prabowo harus paham betul bahwa rakyat hanya mengenal beliau sebagai SINGA ASIA yang gagah berani serta mampu melakukan upaya besar memerangi penyakit yang memiskinkan Indonesia.”

Prof. Dr. Sutan Nasomal juga menekankan bahwa Satgas Rekening Kriminal harus memiliki wewenang penuh untuk menyentuh sampai ke akar inti masalah, termasuk membuka rekening bank di luar negeri yang diduga terkait dengan pencucian uang.

 “Presiden RI harus memiliki keberanian besar mendukung pemberantasan pencucian uang,” katanya. “Bahkan harus mampu menarik uang di bank luar negeri bila diduga ada unsur pencucian uang.”

(Red)

Baca Juga:  Integritas Jadi Sorotan! Kalapas Labuhan Ruku Sematkan Kenaikan Pangkat kepada 22 ASN

Berita Terkait

Legal Hukum Kesultanan Asahan Apresiasi Polres Asahan Fasilitasi Pertemuan Kesultanan, PT BSP, Pemkab dan BPN
Nasib Guru PPPK di Ujung Kontrak, PKS Desak Pemkab Batu Bara Beri Kepastian 
Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap p/emilik SPPG MBG bila terjadi keracunan
Jembatan Sukorejo Rp7,4 Miliar: Bronjong Tak Sesuai Spesifikasi, Volume Pondasi Diduga Menyusut, PPK Pilih “Tanya BPK”
UANG RAKYAT DIBAYAR, DATA BERMASALAH— SIAPA YANG BUANG BADAN?
EDITORIAL:  Kemerdekaan Harus Bermakna Kesejahteraan Bagi Seluruh Rakyat, Bagaimana dengan Batu Bara? 
EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih
Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 00:44

Legal Hukum Kesultanan Asahan Apresiasi Polres Asahan Fasilitasi Pertemuan Kesultanan, PT BSP, Pemkab dan BPN

Rabu, 16 September 2026 - 11:53

Nasib Guru PPPK di Ujung Kontrak, PKS Desak Pemkab Batu Bara Beri Kepastian 

Minggu, 13 September 2026 - 02:56

Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap p/emilik SPPG MBG bila terjadi keracunan

Selasa, 1 September 2026 - 07:30

Jembatan Sukorejo Rp7,4 Miliar: Bronjong Tak Sesuai Spesifikasi, Volume Pondasi Diduga Menyusut, PPK Pilih “Tanya BPK”

Selasa, 1 September 2026 - 04:36

UANG RAKYAT DIBAYAR, DATA BERMASALAH— SIAPA YANG BUANG BADAN?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:44

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:43

Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:20

BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM

Berita Terbaru