RSUD H. OK Arya Zulkarnain Batubara Raih Predikat Tertinggi BAPETEN Satu-satunya di Sumut

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 06:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"34fff48d41a145a780d72b58a27af7a3","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

 

 

Batubara | piv.co.id – RSUD H. OK Arya Zulkarnain Batubara kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan hasil penilaian Call for Candidate (CfC) 2025 yang diumumkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), rumah sakit ini meraih predikat “Sangat Baik” dalam aspek Kepatuhan Pelaporan Dosis Pasien dan Penerapan Tingkat Panduan Diagnostik (TPD).26/9/2025

 

TPD merupakan panduan nasional untuk memastikan proteksi serta keselamatan pasien selama pemeriksaan radiologi. Melalui penerapan standar tersebut, dosis paparan radiasi dapat dikendalikan secara tepat, sehingga risiko berlebih dapat diminimalkan tanpa mengurangi kualitas diagnosis medis.

 

Selain itu, penilaian CfC juga menekankan kepatuhan fasilitas kesehatan dalam pelaporan dosis pasien melalui Si-INTAN (Sistem Informasi Dosis Pasien), sebuah aplikasi berbasis web yang dikembangkan sebagai database nasional untuk optimisasi proteksi radiasi dan manajemen dosis pasien.

 

Dalam penilaian tahun 2025, RSUD H. OK Arya Zulkarnain Batubara mencatat tingkat kepatuhan sebesar 91,5% pada instalasi radiologi diagnostik dan intervensional. Hasil ini menempatkan RSUD Batubara sebagai satu-satunya rumah sakit di Sumatera Utara yang berhasil meraih predikat Sangat Baik.

 

Secara nasional, dari 18 rumah sakit di Indonesia baik swasta maupun daerah yang meraih kategori serupa, RSUD Batubara berada di peringkat ke-8. Sejumlah rumah sakit ternama lainnya yang masuk dalam daftar di antaranya RS Hermina Yogyakarta, MRCCC Siloam Hospital, RSUD Dr. Sayidiman Magetan, hingga Eka Hospital Cibubur. Sementara itu, terdapat 23 rumah sakit lain yang hanya memperoleh predikat Baik dan Cukup.

Baca Juga:  Masyarakat Desak APH Usut Tuntas Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Prof. Sutan: “APH Jangan Tutup Mata!”

 

Direktur RSUD H. OK Arya Zulkarnain Batubara, dr. Guruh Wahyu Nugraha, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut.

 

 “Ini adalah pencapaian bersama seluruh masyarakat Batubara. Terima kasih kepada Bapak Bupati Batubara yang sangat peduli dan memberi perhatian penuh terhadap pengembangan rumah sakit kita. Tentunya doa dan dukungan masyarakat Batubara sangat kami harapkan agar kami bisa terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.

 

Keberhasilan ini tidak terlepas dari pendampingan tenaga profesional, salah satunya fisikawan medis Josepa ND Simanjuntak, M.Si, yang berperan dalam membimbing penerapan standar keselamatan radiasi di RSUD Batubara.

 

Prestasi ini menjadi bukti komitmen RSUD H. OK Arya Zulkarnain Batubara dalam menjaga keselamatan pasien, sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu rumah sakit rujukan terbaik di tingkat nasional.

(Red)

 

Berita Terkait

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih
Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam
BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM
CAMAT DATUK TANAH DATAR DIGERUDUK WARGA: “KAMI MALU”
Tanggapan Inspektorat Batu Bara: Antara Janji Perbaikan Dan Kelalaiaan Yang Terlanjur Terjadi  
EDITORIAL :  Potensi Rugi Daerah Tembus 12 Miliar: Stimulus Tanpa Dasar Hukum Di Batubara 
EDITORIAL PIV.CO.ID :  KETIKA SUARA RAKYAT DIPINTA, KURSI SIDANG JUSTRU KOSONG
Penjualan Aset Kendaraan Dinas: Rusian Heri Bungkam dan Penafsiran “ngawur” Neupal Kabid Aset   
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:44

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:43

Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:20

BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:22

CAMAT DATUK TANAH DATAR DIGERUDUK WARGA: “KAMI MALU”

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:20

Tanggapan Inspektorat Batu Bara: Antara Janji Perbaikan Dan Kelalaiaan Yang Terlanjur Terjadi  

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:30

EDITORIAL PIV.CO.ID :  KETIKA SUARA RAKYAT DIPINTA, KURSI SIDANG JUSTRU KOSONG

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:27

Penjualan Aset Kendaraan Dinas: Rusian Heri Bungkam dan Penafsiran “ngawur” Neupal Kabid Aset   

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:49

Prof. Dr. Sutan Nasomal: Desak APH Usut Tuntas Temuan BPK KUR Bank Nagari, Tanpa Tebang Pilih di Sumbar

Berita Terbaru