Lapas Labuhan Ruku Lakukan Studi Tiru ke Lapas Tebing Tinggi untuk Penguatan Pembangunan ZI Menuju WBK

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 12:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Batubara|piv.co.id—

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku melaksanakan kegiatan studi tiru ke Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada Selasa (25/11). Kunjungan ini dilakukan sebagai upaya konkret mengadopsi praktik baik yang telah berhasil diterapkan oleh Lapas Tebing Tinggi, yang sebelumnya meraih predikat WBK pada tahun 2024.

 

Rombongan Lapas Labuhan Ruku yang dipimpin langsung oleh Kalapas Labuhan Ruku, turut didampingi Sekretaris tim ZI Deni Sinaga, Ketua Pokja 5 Daniel Simanjuntak, serta perwakilan dari tiap-tiap Kelompok Kerja (Pokja). Kedatangan rombongan disambut oleh Kalapas Tebing Tinggi, Dede Mulyadi, beserta jajaran tim pembangunan Zona Integritas Lapas Tebing Tinggi.

 

Kegiatan yang berlangsung di aula Lapas Tebing Tinggi diawali dengan sambutan dari Kalapas Labuhan Ruku. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa studi tiru ini merupakan komitmen Lapas Labuhan Ruku untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan setiap komponen ZI berjalan efektif.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dan pemaparan dari Kalapas Tebing Tinggi Dede Mulyadi, yang menguraikan analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengelolaan pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan. Setelah itu, Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas Lapas Tebing Tinggi, Rosanna Sembiring, turut menyajikan penjelasan mendalam terkait strategi implementasi ZI serta konsistensi dalam menjaga budaya kerja berintegritas.

Baca Juga:  Antisipasi Gangguan Kamtib, Lapas Labuhan Ruku Razia Kamar Safir dan Kontrol Beranggang

 

Sesi tanya jawab kemudian berlangsung interaktif antara Tim Lapas Labuhan Ruku dan Tim Lapas Tebing Tinggi, membahas berbagai langkah teknis dan pendekatan yang telah terbukti efektif dalam meraih predikat WBK.

 

Usai agenda di aula, rombongan melakukan peninjauan langsung ke beberapa area layanan. Tim melihat alur layanan pendaftaran kunjungan, area penggeledahan, ruang kunjungan, serta berbagai fasilitas lainnya. Selain itu, rombongan juga meninjau area dapur untuk melihat standar operasional penyediaan makanan bagi warga binaan serta area ketahanan pangan.

 

Kalapas Labuhan Ruku menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Lapas Tebing Tinggi dalam berbagi pengalaman. “Kami berharap ilmu dan praktik baik yang kami pelajari hari ini dapat memperkuat langkah Lapas Labuhan Ruku dalam mencapai predikat WBK. Ini adalah komitmen bersama seluruh jajaran,” ujarnya.

(Red)

Berita Terkait

Legal Hukum Kesultanan Asahan Apresiasi Polres Asahan Fasilitasi Pertemuan Kesultanan, PT BSP, Pemkab dan BPN
Nasib Guru PPPK di Ujung Kontrak, PKS Desak Pemkab Batu Bara Beri Kepastian 
Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap p/emilik SPPG MBG bila terjadi keracunan
Jembatan Sukorejo Rp7,4 Miliar: Bronjong Tak Sesuai Spesifikasi, Volume Pondasi Diduga Menyusut, PPK Pilih “Tanya BPK”
UANG RAKYAT DIBAYAR, DATA BERMASALAH— SIAPA YANG BUANG BADAN?
EDITORIAL:  Kemerdekaan Harus Bermakna Kesejahteraan Bagi Seluruh Rakyat, Bagaimana dengan Batu Bara? 
EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih
Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 00:44

Legal Hukum Kesultanan Asahan Apresiasi Polres Asahan Fasilitasi Pertemuan Kesultanan, PT BSP, Pemkab dan BPN

Rabu, 16 September 2026 - 11:53

Nasib Guru PPPK di Ujung Kontrak, PKS Desak Pemkab Batu Bara Beri Kepastian 

Minggu, 13 September 2026 - 02:56

Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap p/emilik SPPG MBG bila terjadi keracunan

Selasa, 1 September 2026 - 07:30

Jembatan Sukorejo Rp7,4 Miliar: Bronjong Tak Sesuai Spesifikasi, Volume Pondasi Diduga Menyusut, PPK Pilih “Tanya BPK”

Selasa, 1 September 2026 - 04:36

UANG RAKYAT DIBAYAR, DATA BERMASALAH— SIAPA YANG BUANG BADAN?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:44

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:43

Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:20

BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM

Berita Terbaru