Prof Dr Sutan Nasomal Minta Presiden RI Evaluasi MBG Atau Stopp Agar Tidak Ada Lagi Korban Massal

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 07:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta|piv.co.id-Program MBG Adalah bentuk perhatian pemerintah untuk rakyatnya masyarakat Indonesia dari sabang hingga meureuke Ini sangat positif baik disambut Rakyat Indonesia itu sudah pasti toh. Tapi jangan pada akhirnya program ini malah seakan program menyengsarakan terhadap obyek prog MBG itu sendiri yang tujuannya baik positif jadi negatif seperti jatuh korban keracunan bahkan meninggal ini perlu dicegah Presiden RI dengan Menugaskan menteri kesehatan dan para pembantunya misal menggandeng pakar kesehatan giji dllnya untuk bekerja mengevaluasi program kegiatan MBG ini agar sesuai dengan niat baik pemerintah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto Presidenku Presidenmu Presiden kita semua Rakyat Indonesia Tercinta ya toh”, ujar Prof Dr KH Sutan Nasional SH MH Pakar Hukum Pidana Internasional, Ekonom menjawab materi pertanyaan para pemimpin redaksi baik cetak onlen di kantornya di Markas Partai Oposisi Merdeka di Jakarta 24/9/2025 via telpon selulernya.

 

Ucapan terimakasih yang tidak terhingga dari semua Masyarakat Indonesia karena Jendral Haji Prabowo Subiyanto memiliki niat yang tulus ingin Negara hadir memperhatikan gizi para pelajar di tanah air dan semua itu adalah karena dari hati yang memiliki rasa cinta yang luar biasa kepada para pelajar.

 

Hanya dalam perjalanan pelaksanaan program ini banyak resiko bisa terjadi akibat kesengajaan atau tidak sengaja bahwa MBG beracun bisa mengancam nyawa para pelajar yang mengkomsumsinya atau kuwalitas MBG tidak berkuwalitas alias basi bahkan ada belatung ulat atau lintah.

 

Kasus yang terjadi seperti ini sudah sangat sering dan korban sudah sangat banyak dari seluruh daerah. Lebih dari ratusan ribu bila di total seluruh kasus temuan di lapangan yang membahayakan keracunan serta terancam nyawa para siswa.

Baca Juga:  Restorative Justice: Kasus Penganiyaan di Batu Bara Berakhir dengan Damai

 

Dengan tidak mengurangi rasa hormat atas kemuliaan hati Presiden RI dengan perhatian serta kasih sayangnya untuk siswa pelajar Indonesia. Tetapi selalu saja ada pihak pihak oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga keracunan menjadi KLB di banyak tempat. Belum lagi makanan yang sudah tidak layak di konsumsi terjadi di banyak tempat. Sehingga makanan tersebut di buang karena berbahaya bila sampai dimakan oleh para pelajar.

 

Hentikan Program MBG karena akan merusak nama baik Presiden RI yang rakyat sangat cintai.

Masih ada solusi lain yang bisa di lakukan Negara Indonesia agar siswa siswi pelajar Indonesia sehat dan cerdas. Seperti melibatkan para dokter hadir ke sekolah memeriksa kesehatan anak anak dan melakukan hal yang lebih bermanfaat untuk anak anak pelajar Indonesia.

 

Para Dokter bisa melakukan kerjasama dengan sekolah langsung agar para pelajar sehat.

 

Prof DR KH Sutan Nasomal SH.MH pemerhati anak anak pelajar Indonesia selalu mendapatkan kontak dari banyak pimpinan media karena kasus keracunan sampai KLB sudah masuk mengancam nyawa anak anak.

 

Bisa kita bayangkan bila ratusan anak pelajar keracunan setelah menyantap MBG di daerah yang jauh dari puskesmas atau RS karena di pedalaman sehingga jarak tempuh bisa lebih dari 5 jam sampai 10 jam. Bagaimana nasib nyawa anak anak pelajar ini.

 

Sudah tidak perlu ada evaluasi dan pembahasan apapun lagi karena pentingnya program MBG ini dihentikan.

 

Narasumber Prof DR KH Sutan Nasomal SH.MH

(Red)

Berita Terkait

Prof. Sutan Nasomal: Presiden RI Jangan Sembarangan Setujui Wacana Jalan Provinsi Berbayar di Jawa Barat  
Tingkatkan Kualitas Sdm, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pembinaan Pendidikan Bersama Pkbm Amanah Alwasliyah Indrapura
Kalapas Labuhan Ruku Sambut Humanis Aksi Unjuk Rasa Wartawan, Utamakan Dialog dan Keterbukaan Informasi
Prof Dr Sutan Nasomal : Oknum Tokoh Pendidik Agama Melakukan Skandal Pelecehan Sexsual Wajib Di Hukum Mati Oleh Hukum Indonesia
Razia Gabungan Libatkan APH, LSM dan Media, Lapas Labuhan Ruku Dipastikan Bersih dari HP Ilegal dan Narkoba
Tegaskan Komitmen Bersih Dari Narkoba, Handphone Ilegal Dan Penipuan Online, Lapas Labuhan Ruku Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan
64 Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku Ikut Sidang Tpp, Bahas Usulan Pb, Cb Dan Tamping
TAGLINE “BAHAGIA” HANYA JARGON KOSONG! Rusian Heri Pj Sekda Bungkam Total, 36 Jam WA Tak Direspon  
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:05

Prof. Sutan Nasomal: Presiden RI Jangan Sembarangan Setujui Wacana Jalan Provinsi Berbayar di Jawa Barat  

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:47

Tingkatkan Kualitas Sdm, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pembinaan Pendidikan Bersama Pkbm Amanah Alwasliyah Indrapura

Senin, 11 Mei 2026 - 08:37

Kalapas Labuhan Ruku Sambut Humanis Aksi Unjuk Rasa Wartawan, Utamakan Dialog dan Keterbukaan Informasi

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:20

Prof Dr Sutan Nasomal : Oknum Tokoh Pendidik Agama Melakukan Skandal Pelecehan Sexsual Wajib Di Hukum Mati Oleh Hukum Indonesia

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:54

Razia Gabungan Libatkan APH, LSM dan Media, Lapas Labuhan Ruku Dipastikan Bersih dari HP Ilegal dan Narkoba

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:25

64 Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku Ikut Sidang Tpp, Bahas Usulan Pb, Cb Dan Tamping

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:44

TAGLINE “BAHAGIA” HANYA JARGON KOSONG! Rusian Heri Pj Sekda Bungkam Total, 36 Jam WA Tak Direspon  

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:01

Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua Tp Pkk Kabupaten Batu Bara Serahkan Alat Tenun Di Lapas Labuhan Ruku 

Berita Terbaru