Silaturrahim Akbar Kesultanan Asahan: Perkuat Persaudaraan dan Dokumentasi Identitas

- Penulis

Minggu, 18 Januari 2026 - 06:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Medan|piv.co.id

Kesultanan Asahan semakin gencar mengangkat harkat dan martabat budaya Melayu, salah satunya dengan mempererat tali silaturrahim dalam lingkungan keluarga besar kesultanan ternama Pesisir Timur Sumatera tersebut. Pada momentum silaturrahim akbar yang baru saja digelar, berbagai langkah strategis untuk penguatan identitas kesultanan telah disampaikan (17/1/2026)

 

Sultan Asahan Ke XIII Seri Paduka Tuanku Sultan Muhammad Iqbal Alvinanda Abdul Dzalil Rahmadsyah, dalam sambutannya menekankan pentingnya dokumentasi identitas bagi seluruh zuriyat keluarga besar kesultanan. Menurutnya, hal ini dapat dilakukan melalui pembuatan form khusus untuk melacak jalur silsilah atau yang dikenal dalam bahasa Melayu sebagai terombo.

 

Ketua Panitia Silaturrahim Akbar, Tengku M. Iqbal Bustamam S.Sos MH, menjelaskan bahwa aktivitas mempererat persaudaraan ini memiliki makna filosofis, seperti memadukan bilah-bilah lidi yang akan menjadi sangat kuat jika menyatu.

 

 “Setelah acara ini akan ada ziarah ke makam Sultan Asahan pertama di Pulo Raja, dilanjutkan dengan ziarah Sultan ke-5,” ujarnya

 

Ia juga mengungkapkan rencana agenda berikutnya berupa Halal bi Halal dan pengajian rutin setiap triwulan untuk menjaga keakraban yang terjalin.

 

Merupakan harapan Keluarga Besar Kesultanan, yang diwakili oleh H. Tengku Zulkarnain, agar penguatan silaturrahim dapat menyatukan seluruh anggota keluarga. Senada dengan itu, Hj. Tengku Nurzehan mengingatkan pentingnya budaya saling tegur sapa dan memaafkan antar sesama.

Baca Juga:  Ribuan Masyarakat Padati PSBD Batu Bara ke-VII, Budaya Melayu Kembali Jadi Pusat Perhatian

 

Dalam kesempatan yang sama, Perdana Menteri Kesultanan Asahan, H.Tengku Rinel Rizal, SE., MM bin H. Tengku Yusrizal

mengungkapkan latar belakang sejarah yang membuat keluarga kesultanan sempat menjadi introvert.

 

“Trauma pasca Revolusi Sosial tahun 1946/1947 membuat pendahulu kita tak berani memakai gelar Tengku. Contohnya, Atok Kita Dr. Mansyur—pendiri Fakultas Kedokteran USU—tak berani menggunakan sebutan tersebut karena sering berinteraksi dengan pihak pemerintah pada masa itu,” jelasnya.

 

Menurutnya, zaman telah berubah dan kini saatnya untuk memperjuangkan hak-hak yang ada dengan keyakinan pada kekuatan yang dimiliki.

 

“Marilah kita satukan visi dan misi, hilangkan rasa curiga dan ketidakpercayaan. Semoga segala upaya kita mendapatkan ridho Allah SWT,” pungkasnya, sekaligus meminta maaf jika ada salah kata dalam penyampaiannya.

 

Acara yang bernuansa kekeluargaan ini dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi dan Tausyiah Agama oleh Prof. Dr. H. M. Syukri Albani SHI., MA, dan ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama setelah seluruh peserta saling memaafkan.

(red)

Berita Terkait

Hari Ketiga Lebaran, Lapas Labuhan Ruku Berikan Pelayanan Kunjungan Maksimal bagi Warga Binaan
Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku Terima Remisi Idul Fitri 1447 H, Wujud Apresiasi dan Harapan Baru
Khidmat dan Penuh Makna, Lapas Labuhan Ruku Gelar Sholat Idul Fitri Bersama Warga Binaan dan Petugas
Remisi Nyepi di Lapas Labuhan Ruku: Dua Warga Binaan Dapat Pengurangan Masa Hukuman
Kecurian di RS Hermina Medan, Humas Rumah Sakit Bungkam  
Kalapas Labuhan Ruku Sambut Silaturahmi PDPM Asahan, Bahas Sinergi Pembinaan
Kalapas Labuhan Ruku Buka Kajian Intensif Ramadhan 1447 H, Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso Salurkan 50 Paket Sembako di Lapas Labuhan Ruku, Perkuat Kepedulian Ramadhan bagi Keluarga Warga Binaan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 22:58

Hari Ketiga Lebaran, Lapas Labuhan Ruku Berikan Pelayanan Kunjungan Maksimal bagi Warga Binaan

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:24

Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku Terima Remisi Idul Fitri 1447 H, Wujud Apresiasi dan Harapan Baru

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:16

Khidmat dan Penuh Makna, Lapas Labuhan Ruku Gelar Sholat Idul Fitri Bersama Warga Binaan dan Petugas

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:19

Remisi Nyepi di Lapas Labuhan Ruku: Dua Warga Binaan Dapat Pengurangan Masa Hukuman

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:04

Kecurian di RS Hermina Medan, Humas Rumah Sakit Bungkam  

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:53

Kalapas Labuhan Ruku Buka Kajian Intensif Ramadhan 1447 H, Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:02

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso Salurkan 50 Paket Sembako di Lapas Labuhan Ruku, Perkuat Kepedulian Ramadhan bagi Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:55

Sugiat Santoso Apresiasi Peran Muhammadiyah dalam Program MBG, Dukung Pendirian Politeknik di Batu Bara

Berita Terbaru