Prof Dr Sutan Nasomal Minta Presiden RI Perintahkan Menterinya Babat Mafia Di Sembako “Harus Dimusnahkan!!”                  

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 05:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta |piv.co.id-Kasus Bermain Dibalik Bahan Pangan Sembako Minyak Gula dan bahan sembilan pokok lainnya yang dilakukan penjahat ekonomi untuk menaikkan harga dipasar bebas ini adalah penyakit lama yang sebentar kambuh berkepanjangan, umpama penyakit harus diobati dengan pamungkas operasi.

 

Untuk menelisir kasus sembako ini saya Minta Presiden RI yth Bapak Jenderal Haji Prabowo Subianto memerintahkan menteri yang membidangi ekonomi menyidik mafia yang bermain api ekonomi dan menangkapi memenjarakan mereka”, ujar Prof Dr KH Sutan Nasomal Pakar Hukum Pidana Internasional, Ekonom menjawab materi pertanyaan para pemimpin redaksi media cetak dan onlen dalam luar negeri di kantornya Pusat Partai Oposisi

 

Harga minyak goreng di malaysia Rp 9.000/kg dan INDONESIA Rp 17.500/kg atau harga dipasar lokal lebih mahal

 

Harga Gula pasir di Malaysia 10.500/kg dan harga gula pasir di Indonesia 18.000/kg dan bisa lebih mahal di pasar lokal

 

Mengapa sangat mahal Minyak Goreng serta gula pasir di Indonesia. Apakah belum merdeka dalam suwasembada pangan Indonesia (13/09/2025).

 

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH Melihat kebijakan yang tidak sehat menata ekonomi dan kamar industri Indonesia sehingga banyak harga mahal jenis sembako di Indonesia dengan harga dua kali lipat lebih mahal dari pada harga di negara tetangga. Menjawab pertanyaan para awak media mengapa di Indonesia lebih mahal sembakonya dari pada negara tetangga.

 

Ragam peristiwa pabrik gula bangkrut dan tidak lagi mampu beroperasional adalah salah satu masalah yang tidak boleh dilupakan akibat gagalnya sistem ekonomi Indonesia yang tidak sehat. Bisa di duga sangat banyak oknum mafia yang ikut campur mengatur soal ekonomi dan sembako. Maka kebangkrutan banyak pabrik tidak bisa terhindari.

Baca Juga:  Apel Serah Terima Regu Kalapas Tekankan disiplin Petugas

Masih tercium oknum mafia yang seperti belut menimbun banyak jenis sembako agar harganya terus mahal.

 

Lemahnya pengawasan maka oknum mafia ini bisa bermaen mata dengan para oknum elit dan oknum pejabat hukum.

 

Hutan puluhan ribu hektar beralih fungsi menjadi perkebunan sawit tetapi harga minyak goreng tetap saja harganya sangat mahal.

 

Menjadi terheran heran para ahli ekonomi melihat harga minyak goreng tidak bisa murah seperti malaysia. Oknum mafia masih bermain disektor sawit sehingga sudah 15 tahun harga minyak goreng tidak juga bisa murah.

 

Kondisi krisis di Masyarakat dengan tidak ada kekuatan daya beli menjadi persoalan sangat pelik bila semua mahal harga harga sembako di pasar.

Sangat di nantikan oleh Masyarakat bahwa pabrik gula pasir dan pabrik minyak goreng langsung dalam pengawasan Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subiyanto langsung.

Di mana jangan ada pihak pihak oknum yang bermain mata di harga sembako atau kusus minyak goreng dan gula pasir.

 

INDONESIA yang kaya raya dengan SDA perkebunan pertanian atau hasil bumi sangat perlu perhatian kusus dan sikat habis tikus tikus yang bermain di angka harga sehingga sangat mahal

Narasumber : Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH

(Red)

Berita Terkait

Legal Hukum Kesultanan Asahan Apresiasi Polres Asahan Fasilitasi Pertemuan Kesultanan, PT BSP, Pemkab dan BPN
Nasib Guru PPPK di Ujung Kontrak, PKS Desak Pemkab Batu Bara Beri Kepastian 
Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap p/emilik SPPG MBG bila terjadi keracunan
Jembatan Sukorejo Rp7,4 Miliar: Bronjong Tak Sesuai Spesifikasi, Volume Pondasi Diduga Menyusut, PPK Pilih “Tanya BPK”
UANG RAKYAT DIBAYAR, DATA BERMASALAH— SIAPA YANG BUANG BADAN?
EDITORIAL:  Kemerdekaan Harus Bermakna Kesejahteraan Bagi Seluruh Rakyat, Bagaimana dengan Batu Bara? 
EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih
Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 00:44

Legal Hukum Kesultanan Asahan Apresiasi Polres Asahan Fasilitasi Pertemuan Kesultanan, PT BSP, Pemkab dan BPN

Rabu, 16 September 2026 - 11:53

Nasib Guru PPPK di Ujung Kontrak, PKS Desak Pemkab Batu Bara Beri Kepastian 

Minggu, 13 September 2026 - 02:56

Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap p/emilik SPPG MBG bila terjadi keracunan

Selasa, 1 September 2026 - 07:30

Jembatan Sukorejo Rp7,4 Miliar: Bronjong Tak Sesuai Spesifikasi, Volume Pondasi Diduga Menyusut, PPK Pilih “Tanya BPK”

Selasa, 1 September 2026 - 04:36

UANG RAKYAT DIBAYAR, DATA BERMASALAH— SIAPA YANG BUANG BADAN?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:44

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:43

Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:20

BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM

Berita Terbaru