Prof Dr Sutan Nasomal : Aksi Masa Semakin Meluas Gerudug Semua Kantor Dpr Menunggu Presiden Ri Dialog Dengan Masyarakat

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 06:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"a1e6e76c0f6244d384484049e6568c59","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Jakarta|piv.co.id-

Jakarta tak lagi tidur dan sepi setiap malam atau siang karena aksi masa di senen kwitang dan di DPR RI Jakarta menarik kekuatan besar rakyat sehingga siang malam menjadi fokus besar rakyat Indonesia menunggu Presiden RI tegas mewujudkan yang di minta rakyat.

 

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH sangat prihatin dengan banyaknya korban dari pihak Masyarakat yang melakukan aksi dan reaksi. Tembakan gass air mata dan kejaran aparat keamanan kepada aksi masa tidak akan menghentikan apapun kecuali Presiden RI memenuhi permintaan Masyarakat yang sebenarnya wajar.

 

Presiden RI bisa mengundang mahasiswa untuk duduk dialog bersama dan mencari solusi yang terbaik. Agar tercipta saling memahami dan melaksanakan permintaan Masyarakat yang sederhana.

 

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media bahwa Bapak Prabowo Subiyanto sangat menginginkan yang terbaik untuk Masyarakat karena sudah terlihat kerja kerasnya mendekati 200 hari ini telah melakukan keinginan Masyarakat. Mengatur upaya besar yang sangat bermanfaat.

Mungkin karena beberapa bawahannya yang tidak cerdas maka timbullah masalah besar.

Baca Juga:  Cegah Gangguan Kamtibmas Polsek Indrapura Laksanakan Patroli Malam

 

Semoga Prabowo bisa berdialog dengan Masyarakat atau mahasiswa dan menyetujui permintaan sederhana dari rakyatnya.

 

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan : Bila ada gigi kita yang sakit rusak parah maka alangkah baiknya segera di cabut agar bisa cepat sembuh dan tidak sakit lagi.

Begitu pula siapapun yang membuat NKRI ini jadi sakit maka wajiblah di cabut dari jajaran Presiden RI dan selesaikan semuanya.

 

Jangan biarkan Masyarakat tambah terluka hati serta perasaannya dengan adanya gosip bahwa ada permainan dari negara asing sehingga Masyarakat melakukan aksi. Hanya yang tidak punya hati dan berjiwa keji yang mengucapkan hal seperti itu.

 

Masyarakat tidak mau Presiden RI ditikam dari belakang oleh para elit politik yang menginginkan NKRI ini sakit.

Cukuplah air mata Masyarakat bersama darah atau nyawanya dikorbankan untuk menyadarkan Prabowo Subiyanto.

 

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH meminta Presiden RI berdialog dengan Masyarakat dan Mahasiswa

 

Narasumber : Prof KH Sutan Nasomal SH,MH. Hp/Wa 08118419260

(Red)

Berita Terkait

Legal Hukum Kesultanan Asahan Apresiasi Polres Asahan Fasilitasi Pertemuan Kesultanan, PT BSP, Pemkab dan BPN
Nasib Guru PPPK di Ujung Kontrak, PKS Desak Pemkab Batu Bara Beri Kepastian 
Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap p/emilik SPPG MBG bila terjadi keracunan
Jembatan Sukorejo Rp7,4 Miliar: Bronjong Tak Sesuai Spesifikasi, Volume Pondasi Diduga Menyusut, PPK Pilih “Tanya BPK”
UANG RAKYAT DIBAYAR, DATA BERMASALAH— SIAPA YANG BUANG BADAN?
EDITORIAL:  Kemerdekaan Harus Bermakna Kesejahteraan Bagi Seluruh Rakyat, Bagaimana dengan Batu Bara? 
EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih
Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 00:44

Legal Hukum Kesultanan Asahan Apresiasi Polres Asahan Fasilitasi Pertemuan Kesultanan, PT BSP, Pemkab dan BPN

Rabu, 16 September 2026 - 11:53

Nasib Guru PPPK di Ujung Kontrak, PKS Desak Pemkab Batu Bara Beri Kepastian 

Minggu, 13 September 2026 - 02:56

Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap p/emilik SPPG MBG bila terjadi keracunan

Selasa, 1 September 2026 - 07:30

Jembatan Sukorejo Rp7,4 Miliar: Bronjong Tak Sesuai Spesifikasi, Volume Pondasi Diduga Menyusut, PPK Pilih “Tanya BPK”

Selasa, 1 September 2026 - 04:36

UANG RAKYAT DIBAYAR, DATA BERMASALAH— SIAPA YANG BUANG BADAN?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:44

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:43

Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:20

BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM

Berita Terbaru