Prof Dr Sutan Nasomal : Purbaya Harus Berani Potong Benang Kusut Sistem Saat Ini

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 10:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta|piv.co.id-

Sudah sangat betul bila kementerian keuangan melakukan terobosan untuk kemajuan perekonomian rakyat melalui yang namanya bantuan lunak kredit bagi pelaku ekonomi lemah menengah yang selama ini terabaikan oleh yang namanya pemerintah “, ujar Prof Dr KH Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional menjawab materi pertanyaan para pemimpin Redaksi baik. Cetak onlen dalam negeri di kantornya markas pusat partai oposisi Merdeka Jakarta 14/11/2025

 

Negara INDONESIA besar karena di dukung oleh ekonomi yang sehat. Inilah persoalan saat ini yang harus di perhatikan pak purbaya sebagai seorang mentri.

 

Prof Sutan Nasomal menyampaikan kepada media : Bank Punya Uang Tetapi tidak berani membuka jalur untuk proyek. Ada Proyek tetapi tidak ada uangnya. Padahal ada puluhan juta Masyarakat yang menunggu keberanian pemerintah INDONESIA mendorong kemajuan perekonomian dari mikro sampai makro. Ada jutaan UMKM yang mampu bekerja membangun ekonomi yang sehat.

 

Pak Purbaya harus memanggil semua pimpinan eksekutive bank. Jangan tolak kridit Masyarakat kecil yang lagi membangun usahanya atau mempersulit. Mengapa Bank hanya merangkul para pengusaha besar dan memberikan pinjaman milyaran, yang padahal jelas sering macet dan tidak disiplin.

 

Maukah pak purbaya memotong benang kusut di sistem saat ini. Hal Ini yang ditunggu oleh Masyarakat luas.

 

Benang Kusut yang menjadikan kasus merugikan negara akibat di dukung oleh para oknum petugas di Pemerintahan yang bermain dua kaki, hal ini sudah bukan rahasia lagi. Contoh temuan sidak purbaya ke beu cukai Tanjung Perak Surabaya waktu yang lalu.

Baca Juga:  Kapolres Batu Bara Hadiri Ibadah Perayaan Paskah Oikumene, Jalin Sinergi dengan Masyarakat

Banyak hal tidak normal ditemui. Artinya lemah pengawasan.

 

Belum lagi membanjirnya barang barang dari luar negri dengan nilai tidak normal bila ditelusuri. Berdampaknya hancurnya pada kawasan industri nasional INDONESIA.

Tutupnya banyak pabrik dan pindah ke negara lain. Akhirnya PHK dimana mana dan sangat menyakitkan kenyataan ini “penjelasan dari Prof DR KH Sutan Nasomal SE,SH,MH kepada media.”

 

Ada jutaan Masyarakat yang lapar akibat permainan benang kusut pada sistem yang tidak sehat.

 

Setelah berantakannya ekonomi seperti saat ini maka pihak pihak yang bermain dua kaki di banyak sektor harusnya di buang. Sistem benang kusut ini gunting. Oknum pejabat pemerintah dan oknum kepala daerah yang nakal tangkap.

Agar sistem yang sehat bisa merubah dan bekerja dengan benar. Agar sistem yang sehat ini berjalan dan Masyarakat kecil tertolong.

 

Jangan mencari hal yang sudah tenggelam. Ciptakan yang baru untuk mendorong kekuatan ekonomi Masyarakat dan penegakkan hukum harus ketat.

 

Waktu sudah menjawab bahwa kondisi global ekonomi saat ini tidak sehat. Hanya pemerintah dan Masyarakat yang membangun sistem yang sehat yang tetap kuat berjalan di tengah persaingan perang dagang.

 

Narasumber : Prof DR KH Sutan Nasomal SE,SH,MH

(Red)

Berita Terkait

Hari Ketiga Lebaran, Lapas Labuhan Ruku Berikan Pelayanan Kunjungan Maksimal bagi Warga Binaan
Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku Terima Remisi Idul Fitri 1447 H, Wujud Apresiasi dan Harapan Baru
Khidmat dan Penuh Makna, Lapas Labuhan Ruku Gelar Sholat Idul Fitri Bersama Warga Binaan dan Petugas
Remisi Nyepi di Lapas Labuhan Ruku: Dua Warga Binaan Dapat Pengurangan Masa Hukuman
Kecurian di RS Hermina Medan, Humas Rumah Sakit Bungkam  
Kalapas Labuhan Ruku Sambut Silaturahmi PDPM Asahan, Bahas Sinergi Pembinaan
Kalapas Labuhan Ruku Buka Kajian Intensif Ramadhan 1447 H, Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso Salurkan 50 Paket Sembako di Lapas Labuhan Ruku, Perkuat Kepedulian Ramadhan bagi Keluarga Warga Binaan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 22:58

Hari Ketiga Lebaran, Lapas Labuhan Ruku Berikan Pelayanan Kunjungan Maksimal bagi Warga Binaan

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:24

Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku Terima Remisi Idul Fitri 1447 H, Wujud Apresiasi dan Harapan Baru

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:16

Khidmat dan Penuh Makna, Lapas Labuhan Ruku Gelar Sholat Idul Fitri Bersama Warga Binaan dan Petugas

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:19

Remisi Nyepi di Lapas Labuhan Ruku: Dua Warga Binaan Dapat Pengurangan Masa Hukuman

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:04

Kecurian di RS Hermina Medan, Humas Rumah Sakit Bungkam  

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:53

Kalapas Labuhan Ruku Buka Kajian Intensif Ramadhan 1447 H, Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:02

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso Salurkan 50 Paket Sembako di Lapas Labuhan Ruku, Perkuat Kepedulian Ramadhan bagi Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:55

Sugiat Santoso Apresiasi Peran Muhammadiyah dalam Program MBG, Dukung Pendirian Politeknik di Batu Bara

Berita Terbaru