Diduga Akibat Masalah Rumah Tangga, Seorang Pemuda di Batu Bara Gantung Diri

- Penulis

Senin, 19 Mei 2025 - 15:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Batu Bara (piv.co.id)

Tragedi memilukan terjadi di Dusun IV Desa Pematang Kuing, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Seorang pemuda bernama Riski Saputra (23) ditemukan meninggal dunia karena gantung diri di dapur rumahnya pada Senin, 19 Mei 2025, sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurut informasi yang diperoleh, korban ditemukan oleh ibunya sendiri, Sumini, yang pulang dari kerja dan melihat anaknya sudah tergantung dengan menggunakan tali tambang warna hijau dan kuning yang terikat di kayu bagian dapur. Ibu korban kemudian meminta tolong kepada masyarakat sekitar untuk memotong tali yang terikat di leher korban.

Kapolsek Indrapura, AKP Reynold Silalahi, bersama tim Inafis Satreskrim Polres Batubara dan Kanit Reskrim Polsek Indrapura melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan identifikasi. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, namun ditemukan cairan sperma pada bagian kemaluan dan lidah tergigit serta mengeluarkan kotoran.

“Diduga korban melakukan gantung diri karena masalah rumah tangga, yaitu selisih paham dengan istrinya yang meninggalkan rumah,” kata AKP Reynold Silalahi. Selain itu, korban juga tidak memiliki pekerjaan dan selalu meminta uang kepada orang tuanya.

Polisi melakukan visum luar dan membuat surat pernyataan keberatan dilakukan autopsi karena keluarga korban tidak menginginkannya. Barang bukti yang diamankan antara lain tali tambang warna hijau dan kuning serta pakaian korban.

Baca Juga:  Nasib Guru PPPK di Ujung Kontrak, PKS Desak Pemkab Batu Bara Beri Kepastian 

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Keluarga korban sangat terpukul dengan kejadian ini dan berharap agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa depan.

(Am/Red)

Berita Terkait

Legal Hukum Kesultanan Asahan Apresiasi Polres Asahan Fasilitasi Pertemuan Kesultanan, PT BSP, Pemkab dan BPN
Nasib Guru PPPK di Ujung Kontrak, PKS Desak Pemkab Batu Bara Beri Kepastian 
Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap p/emilik SPPG MBG bila terjadi keracunan
Jembatan Sukorejo Rp7,4 Miliar: Bronjong Tak Sesuai Spesifikasi, Volume Pondasi Diduga Menyusut, PPK Pilih “Tanya BPK”
UANG RAKYAT DIBAYAR, DATA BERMASALAH— SIAPA YANG BUANG BADAN?
EDITORIAL:  Kemerdekaan Harus Bermakna Kesejahteraan Bagi Seluruh Rakyat, Bagaimana dengan Batu Bara? 
EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih
Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 00:44

Legal Hukum Kesultanan Asahan Apresiasi Polres Asahan Fasilitasi Pertemuan Kesultanan, PT BSP, Pemkab dan BPN

Rabu, 16 September 2026 - 11:53

Nasib Guru PPPK di Ujung Kontrak, PKS Desak Pemkab Batu Bara Beri Kepastian 

Minggu, 13 September 2026 - 02:56

Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap p/emilik SPPG MBG bila terjadi keracunan

Selasa, 1 September 2026 - 07:30

Jembatan Sukorejo Rp7,4 Miliar: Bronjong Tak Sesuai Spesifikasi, Volume Pondasi Diduga Menyusut, PPK Pilih “Tanya BPK”

Selasa, 1 September 2026 - 04:36

UANG RAKYAT DIBAYAR, DATA BERMASALAH— SIAPA YANG BUANG BADAN?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:44

EDITORIAL : Belum Juga Disetor: Rp11,6 Miliar Menguap Setahun Lebih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:43

Kesalahan Klasifikasi Belanja Raih Rp3,3 Miliar, Kadis Putr Dan Mantan Kadishub Memilih Bungkam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:20

BELANJA WAJIB TIDAK TERPENUHI, SEKDA BATU BARA DIKONFIRMASI TETAP BUNGKAM

Berita Terbaru